Mimpi|siapa peduli mimpi| ketika hati tak mau lagi berbagi| yang ada hanya sepi| mengisi pucuk sanubari|di antara celah tak bertepi
Ira Guslina Sufa
15 nov
Search
Popular Posts
-
“Amak ingin punya foto yang dilukis.” Ucapan itu selalu terngiang saat saya melihat sebuah ampl...
-
Seringkali kita terlambat sadar bahwa hanya butuh langkah kecil untuk menjadi lebih bermanfaat bagi sekitar. Menjadi #LebihBerarti ...
-
Penyu malang itu mengambang. Warnanya memutih. Hampir seluruh badannya diselimuti lendir. Dalam keadaan mati, ia hanyut, teromban...
-
--> --> Ini adalah hari pertama. Berikutnya menjadi hari-hari usang. Layu, dan terbuang bersama senja. Dalam hampa dan get...
-
Ilustrasi : umcgalena Mati lampu. Sekarang kami harus membiasakan diri dengan ritual satu ini. Saat masih tinggal di kontrakan lama, di...
-
Sendal gunung, tas punggung, dan kerudung. Hup! Saatnya me time. Empat bulan terakhir, sejak menepi dari dunia kerja dan menyanda...
-
Siapa yang punya mimpi ingin ikut wisata religi tahun ini? Atau ingin melanjutkan studi. Hmm, atau ingin punya rumah baru? Ah itu mim...
-
Sore ini, saya menyiapkan camilan ubi goreng untuk keluarga kecil kami. Ubinya ubi merah. Saat Pertama melihat, si sulung Bintang lan...
-
Sakit jantung termasuk penyakit mematikan. Perlu penannganan tepat sebelum terlambat.
-
Sudah lama saya ingin menjalankan aktivitas satu ini. Bisa bersepeda setiap hari minimal di pagi hari. Namun selalu saja ada kendalanya. P...
Blogger templates
Categories
Cari Blog Ini
Kunjungi Juga
Labels
Pages
BTemplates.com
Entri yang Diunggulkan
Karena Rokok Memang Harus Mahal
Pernahkah temans memperhatikan fenomena di masyarakat kita, saat orang lebih memilih membeli rokok daripada membeli lauk, daging da...
0 comments:
Posting Komentar