Pos ulang dari tulisan Majalah Teraju, Edisi Maret 2011
Jakarta, 20 Maret 2011
Medio Januari 2008. Panas merambat naik, menusuk ubun-ubun. Saat itu jarum pendek jam di tanganku bergeser menuju angka sebelas. Kami melaju di atas sampan yang bergerak dalam aliran sungai Singingi yang menghilir ke arah Sungai Pauh. Sungai Pauh adalah sebuah desa yang berada di hilir Singingi. Tempat aliran Singingi bersatu dan masuk ke aliran Kampar Kiri. Kemudian dari Kampar Kiri air dari Singingi dibuang ke laut.



