Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer

April 27, 2021




Di era digital seperti sekarang, banyak yang mulai memilih lepas atau freelancer. Orang mulai berubah orientasi mengenai pekerjaan dan tidak lagi terpaku untuk bekerja penuh waktu dengan waktu dan tempat yang ditentukan. Menjadi pekerja lepas memberi keleluasaan bagi seseorang dalam mengatur waktu dan tempat bekerja.

Berkembangnya trend bekerja lepas ini tak bisa dipisahkan dengan semakin bagusnya koneksi internet yang bisa memudahkan komunikasi antara pekerja dan pemberi kerja. Jadi seseorang tak perlu lagi duduk manis di kantor dari pagi sampai sore terutama untuk jenis pekerjaan yang tidak membutuhkan banyak interaksi.

Beberapa pekerjaan yang makin banyak menawarkan pekerjaan lepas untuk para freelancer ini seperti desain grafis, ilustrator, content writer, fotographer, video dan movie maker, interpreter dan sejumlah pekerjaan kreatif lain. Bidang kerja ini biasanya lebih berorientasi pada hasil sehingga pekerjaan bisa dilakukan by project dengan tenggat tertentu.

Selain karena banyaknya pekerjaan yang menawarkan project untuk para pekerja lepas, freelancer makin diminati karena perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat. Freelancer memungkinkan seseorang untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja sehingga tidak terikat waktu. Seseorang jadi lebih bisa mengatur waktu dan menyesuaikan dengan kebutuhan keluarga dan orang tercinta.

Meski memiliki banyak keuntungan, bagi sebagian orang, bekerja sebagai freelancer dianggap belum terlalu menguntungkan karena tidak ada jaminan atau kepastian income. Padahal sebenarnya, bila bisa mengelola dengan baik, seorang freelancer bisa mendapatkan income yang stabil. Bahkan tak sedikit juga para freelancer yang justru mendapat income lebih besar dari para pekerja kantoran.





Nah, agar bisa mengelola keuangan dengan baik, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan para freelancer

1.      Bangun jejaring
 
Jejaring atau networking merupakan modal besar yang dimanfaatkan para pekerja lepas atau freelancer. Semakin banyak jejaring dalam bidang kerja yang ditekuni biasanya akan makin informasi mengenai peluang pekerjaan.

Lewat jejaring atau networking itu pula kita jadi lebih cepat mengetahui info-info pekerjaan yang bisa dilakukan. Jangan sungkan juga untuk rajin bertanya dan meninggalkan nomor kontak pada relasi yang dimiliki agar mereka mudah menghubungi saat ada pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki.
 
2.      Rajin bid pekerjaan

Bila ingin mendapatkan banyak pekerjaan, para freelancer harus rajin mengisi form atau membid setiap kali ada tawaran pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlian. Semoga dari sekian banyak pekerjaan yang diincar bisa dapat satu atau dua project. Oiya, agar banyak mendapat info job, jangan lupa untuk rajin mengecek berbagai situs website penyedia pekerjaan bagi freelancer ya.
 
3.      Jangan tunda pekerjaan

Saat kamu mendapatkan pekerjaan jangan tunda dan buang waktu. Ada baiknya langsung kerjakan setiap pekerjaan agar tak menumpuk. Menunda pekerjaan juga akan membuat pembayaran kamu tersendat. Bila pekerjaan segera selesai maka kamu bisa mengurus pembayaran.  Selain itu, saat pekerjaan cepat selesai, maka kamu pun bisa melakukan bid atau pindah ke pekerjaan baru.
 
4.      Catat setiap pekerjaan yang diterima

Jangan lupa untuk menyediakan satu buku atau file untuk mencatat semua pekerjaan yang diterima dan income yang didapat. Selain akan memudahkan kamu dalam menginventarisir pekerjaan yang diterima dan memudahkan untuk pengerjaan agar tidak ada yang lupa, pencatatan yang baik juga akan memudahkan kamu dalam merencanakan keuangan.

Dengan memiliki catatan setiap pekerjaan dan potensial income ini, kita bakal lebih mudah dalam mengatur rencana. Selain itu bisa menjadi motivasi untuk lebih bersemangat dalam mengapply dan menyelesaikan pekerjaan selanjutnya.




 
5.      Teliti dalam membuat invoice
 
Saat pekerjaan selesai, hal yang tak boleh ketinggalan adalah membuat invoice agar klien bisa segera melakukan pembayaran. Namun perlu diingat, telitilah saat membuat invoice. Jangan sampai salah input data atau angka. Jangan sampai pendapatan kamu berkurang hanya gara-gaa kesalahan saat membuat invoice.

Nah, satu hal lagi yang perlu diperhatikan buatlah invoice yang rapi sehingga mudah dibaca dan tidak membingungkan. Kamu bisa membuat invoice dengan berbagai bentuk yang unik. Agar invoice yang dibuat juga enak dilihat, kamu bisa mengunduh contoh-contoh invoice yang sudah disediakan oleh beberapa website seperti dari Kledo. Kamu bisa mengunduh berbagai contoh invoice dengan klik di sini
 
6.      Rencanakan keuangan dengan bijak

Saat pembayaran sudah dilakukan dan rekeningmu makin membengkak, jangan lupa untuk menyusun rencana keuangan dengan bijak. Atur pengeluaran seefisien mungkin dan tentu saja dengan selalu menyesuaikan dengan pendapatan rata-rata yang kamu dapat. Jangan sampai “besar pasak daripada tiang.”

Merencanakan keuangan dengan bijak akan membantu kita untuk mengatur agar pengeluaran tidak hanya terporsir untuk pengeluaran konsumtif saja. Kita juga menyisihkan pendapatan untuk keperluan dana  darurat, tabungan, dan pengeluaran rutin. Jangan lupa untuk selalu menyisihkan sebagian rezeki untuk berbagi dengan sesama ya.

Well, itu dia beberapa tips yang bisa jadi panduan bagi para freelancer atau kamu yang berminat untuk terjun menjalankan dunia freelancer. Meski kata orang dunia freelancer itu sering ga menentu, kamu tetap bisa survive kok asal bisa mengatur keuangan dengan baik.


 
Tetap bersemangat ya.
 
 
 
 
 

You Might Also Like

0 comments