A homepage subtitle here And an awesome description here!

Rabu, 10 Januari 2018

Belajar dari Kesalahan, Mewujudkan Akuntabilitas Tata Kelola Uang Negara



"Saya minta setiap kementerian dan lembaga pemerintahan, pengguna APBN agar terbuka dengan BPK. Karena BPK itu mitra kita memastikan tata kelola pemerintahan yang baik."

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo
Istana Bogor, 5 Desember 2017

***

Pada malam pergantian tahun 2017 ke 2018, sebuah foto tulisan tangan yang melintas di feed Instagram menarik perhatian saya. Jemari tangan yang sebelumnya sibuk mengetuk dua kali sebagai pertanda suka atas apa yang dibagikan oleh teman dari dunia maya seketika terhenti.

Dari layar smartphone berukuran 5 inchi yang sedang digenggam terpampang akun milik Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Tapi bukan hanya siapa sosok pemilik akun yang membuat mata terhenti lebih lama. Apa yang ditulis oleh Mantan Direktur Eksekutif Bank Dunia itulah yang membuat pikiran dan mata saya terfokus.

 Dalam lembar pertama tulisan tangannya, Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani menceritakan tentang pelbagai keberhasilan yang dijalankan oleh pemerintah khususnya kementerian yang ia pimpin. Di antaranya dia memaparkan seluruh lembaga pemeringkat internasional terkemuka telah menempatkan Indonesia pada negara yang layak menjadi tujuan investasi dunia. 

Menurut Ibu Sri Mulyani, peningkatan posisi Indonesia itu karena didukung sistem pengelolaan keuangan pemerintah yang terjaga. Namun yang paling menarik perhatian, secara khusus Ibu Menteri Keuangan mengakui baru setelah 12 tahun, pemerintah pusat bisa membenahi kesalahannya dalam melakukan pencatatan keuangan. Melakukan tata kelola keuangan negara sebagaimana keharusannya.

Pengakuan ini ditunjukan dengan diperolehnya pernyataan Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Penggunaan Uang Negara. Hmmm... batin saya berkata, proses pembenahan dan belajar yang sangat panjang ya sampai butuh waktu 12 tahun. 


###



Penasaran dengan opini WTP ini, Saya kemudian mencari informasi lebih lanjut. Dari hasil penelusuran, walau turut bangga karena akhirnya setelah kerja keras 12 tahun, saya berpandangan pemerintah masih harus bekerja ekstra keras untuk mempertanggungjawabkan uang rakyat yang dipungut.

Tata kelola pemerintahan yang lebih baik harus mencerminkan pencapaian WTP ini. Sebanyak 918.444 pegawai negeri yang bertugas di tingkat pusat,  301.781 pegawai di 34 provinsi dan 3.154.124 pegawai di pemerintah kabupaten/kota hingga akhirnya lolos jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) seharusnya  juga mampu menunjukkan prestasi dalam membelanjakan setiap uang negara dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Faktanya, bersamaan opini WTP pada ihtisar hasil pemeriksaan semester I/2017 yang dikeluarkan BPK, ternyata masih ditemukan penyimpangan dan pembelanjaan uang rakyat di luar kewajaran. Ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan hingga lemahnya sistem pengendalian internal masih terjadi. Bahkan masih terdapat lembaga negara yang tata kelolanya jauh dari bagus. 

Buruknya penggunaan anggaran negara ini tak lepas dari pantauan BPK sehingga lembaga ini tak segan memberikan opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer) kepada 6 lembaga negara tingkat pusat. Ini merupakan opini terburuk dalam aturan pemeriksaan oleh akuntan negara. 

Keberanian dalam mengeluarkan opini disclaimer mencerminkan independensi BPK dalam memeriksa laporan yang disampaikan pengelola uang negara. Opini ini merupakan posisi terendah. Urutannya dari yang tertinggi, WTP, Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar lalu yang terburuk ialah menolak memberikan pendapat (disclaimer).

Pada ikhtisar keuangan pemerintah pusat itu walau secara keseluruhan masuk dalam kriteria WTP, BPK juga masih menemukan terdapat 8 lembaga Negara lainnya memperoleh opini wajar dengan pengecualian (WDP). Sebanyak 74 laporan lainnya memperoleh WTP namun disertai sejumlah catatan pembenahan.






Himbauan agar belajar dari kesalahan pengelolaan keuangan Negara ini disampaikan langsung oleh Ketua BPK Bapak Moermahadi Soerja Djanegara di Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 

Dalam penjelasannya, Bapak Moermahadi menyampaikan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) masih di bawah target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.


 Dalam target yang dirancang sebagai panduan kerja pemerintah itu, indeks reformasi keuangan negara ditetapkan sebesar 3,88. Akan tetapi saat ini dalam pengukuran yang dilakukan BPK masih berada dalam skala 3,7.


Capain lebih baik terlihat dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), capaian opini WTP untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota ini di atas target yang dirancang. Pemeritah provinsi dengan opini WTP sejumlah 91 persen dari 34 wilayah, pemerintah kabupaten sejumlah 66 persen dari target 60 persen, dan pemerintah kota sejumlah 77 persen dari target 65 persen.




BPK Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas

foto; www.BPK.go.id


Memahami beragam informasi seputar penggunaan uang negara, saya menjadi semakin tergelitik untuk tahu tugas dari BPK. Termasuk alasan yang menjadi penyebab kenapa BPK seringkali muncul di media baik cetak maupun elektronik baik. 

Kemunculan BPK di media ini bisa karena berbagai alasan. Ada ketika penyampaian temuan penyimpangan, audit investigatif atau ketika ada potensi penyimpangan uang rakyat. Bahkan sekarang seiring mendekati tahun politik makin ramai foto kepala daerah menerima piagam WTP jelang Pilkada. 


 Lembaga apa BPK itu?

Keberadaan BPK diatur oleh Undang-undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia 1945 . Tepatnya di dalam pasal 23E, 23F, 23G. Dalam aturan tertinggi di Negara kita ini, BPK diamanatkan untuk melalukan pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab penggunaan uang negara. Baik itu keuangan pemerintah pusat yang berada di bawah presiden, hingga ke tingkat wilayah baik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah di kabupaten dan kota maupun provinsi.

Artinya karena keberadaan BPK merupakan amanat UUD 1945. Berdasar konstitusi, kedudukan BPK sejajar dengan lembaga Kepresidenan dan lembaga tinggi negara lainnya. Tujuannya agar dapat memastikan penggunaan uang Negara tepat perencanaan hingga tepat dalam penggunaan. Pada akhirnya kerja BPK ini menjadi penggerak tujuan bernegara yakni memajukan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan berbangsa.

Untuk membantu mempercepat tujuan bernegara itu, maka BPK berfungsi memastikan tidak ada penyimpangan penggunaan uang Negara. Badan juga memastikan penggunaan uang Negara sesuai dengan aturan yang berlaku. BPK kawal harta negara.

Ketua BPK Bapak Moermahadi Soerja Djanegara dalam berbagai kesempatan mengatakan pihaknya terus mendorong dan memperkuat system internal agar lembaga yang ia pimpin. Pak Moermahadi ingin lembaga yang ia pimpin makin memperoleh kepercayaan dari publik. 

Dia mengatakan insan BPK terus memperkuat komitmen diri guna meningkatkan penguatan kinerja pemeriksaan dan kelembagaan BPK. Sedangkan secara institusi juga dilakukan penguatan internal melalui tata kelola organisasi yang berintegritas, independen dan professional. Dengan begitu hasil pemeriksaan yang dikeluarkan menjadi sandaran semua pihak untuk melakukan perbaikan.

Dan sebagai warga negara, tentu saya dan kita semua perlu mendukung upaya BPK dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik. Saya percaya pemerintahan yang transparan dan akuntabel akan bekerja sepenuhnya untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dirgahayu ke 71 untuk Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Semoga semakin independen, mandiri dan kredibel. Menjadi lembaga negara kebanggan bangsa. :-) 


***


Sumber

  1. Buku Saku, Mengenal Lebih Dekat BPK
  2. Ikhtisar Pemeriksaan Semester 1 Tahun 2017  (link di sini) 
  3. Gambaran Umum BPK RI, (link di sini)

Minggu, 31 Desember 2017

Kisah Khamid dan Sebuah Kotak Ajaib



Selalu ada jalan untuk mereka yang tak mudah menyerah.

***

Senyum cerah mengambang di wajah Abdul Khamid menyambut kedatangan saya dan keluarga saat bertandang ke tempat usahanya di Desa Gringsing, Batang, Jawa Tengah, akhir November lalu. 

"Saya tak pernah menyangka akhirnya bisa membuka bengkel sendiri," ujar Khamid malu-malu. 

Ekonomi keluarga yang pas-pasan membuat pria kelahiran 21 tahun sempat ragu bermimpi.  Namun siapa sangka, jalan takdir berkata lain. Kegigihan dan semangat untuk belajar justru membawa Khamid menuju jalan baru.

***

Sejak tinggal di Semarang, saya baru kali itu berkunjung ke Batang. Kami belum terlalu hapal wilayah. Ditambah lagi, saya belum pernah bertemu dengan Mas Khamid. Kami pun membuat janji bertemu tak jauh dari kantor Polsek Gringsing. Karena itu, setelah bertemu, ia langsung memandu kami menuju tempat usahanya yang berada di desa.

Lima menit berkendaraan kami tiba di lokasi usaha Mas Khamid. Sebuah bengkel sederhana. Bangunannya terbuat dari kayu. Terletak di pojok paling kiri menempel dengan beberapa warung usaha lain.

“Maaf ya agak berantakan. Ini sedang renovasi untuk pengembangan ke samping,” ujar Khamid.

Sudah lebih setahun Khamid membuka usaha bengkel. Ia menerima jasa perawatan motor, mulai dari tambal ban, service, ganti oli, hingga bongkar mesin. Meski tempat usahanya sederhana, Khamid bisa melayani kerusakan cukup serius seperti layanan yang biasa diberikan bengkel besar.

Sebelum menyewa tempat, ia menjalankan usaha bengkel di rumah orang tua. Lokasinya tak jauh dari jalan desa. Karena usaha makin berkembang, ia pun memberanikan diri menyewa tempat. Lokasi pertama berada di pinggir lapangan desa. Setelah setahun, pemilik lahan enggan memperpanjang kontrak. Ia pun kemudian pindah ke lokasi sekarang, di pinggir jalan desa.

Di tempat baru, makin banyak pelanggan yang datang. Setiap hari ia bisa melayani sampai 10 pelanggan. Setelah sebulan, ia pun memberanikan diri melebarkan lokasi usaha.

“Biar pelanggan betah dan semoga makin bertambah,” ujar Khamid sumringah.  

Bermula dari Kotak Ajaib 



Bisa membuka usaha bengkel sendiri memang merupakan impian Khamid sejak sekolah.  Namun, ia tak pernah menyangka bisa mewujudkan secepat itu. Umur yang muda membuat ia tak berani bermimpi tinggi-tinggi. Apalagi kondisi keuangan keluarga yang serba pas-pasan.

Ibunya hanyalah pedagang kecil. Sedangkan ayahnya tukang serabutan. Mereka keluarga sederhana yang tak memiliki tabungan banyak untuk bisa digunakan memulai usaha.  

Khamid adalah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 3 Weleri Kendal Jawa Tengah. Khamid tamat pada 2014 dengan jurusan Teknik Sepeda Motor. Ia merupakan lulusan angkatan pertama untuk jurusan ini ketika sekolahnya mulai bekerjasama dengan industri otomotif. Saat itu, belum banyak yang berminat mengambil jurusan teknik sepeda motor.

Bentuk kerjasama berupa pelatihan. Barulah pada 15 Januari 2014, beberapa bulan menjelang kelulusannya, SMK Muhammadiyah 3 Weleri tempat Khamid menimba ilmu menandatangani kerjasama secara terbuka dengan PT Astra Honda Motor (AHM). Kerjasama itu berupa penerapan Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda.

Peresmian kerjasama dengan PT AHM disaksikan langsung oleh Bupati Kendal dan Kepala Dinas Pendidikan . Melalui kerjasama itu, Khamid bersama 41 siswa lainnya mendapat program pelatihan intensif tentang dunia berbengkelan. Penerapan kurikulum standar membuat sekolah memiliki panduan lebih detil dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja.

Setelah tamat, Khamid bekerja di beberapa bengkel. Ia pernah mengikuti program magang kerja di AHASS –bengkel resmi Astra Honda—.  Selama bekerja di AHASS, Khamid banyak mendapatkan ilmu mengenai perbaikan dan service motor. Teknik sederhana sampai menangani kerusakan tinggi sudah pernah ia tangani.

Enam bulan bekerja di Ahass, Khamid dilanda rasa bimbang. Jarak Kendal-Batang terbilang jauh. Ia harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk transportasi dan makan. Lama kelamaan ia merasa penghasilan yang ia terima tak sebanding dengan pengeluaran yang harus dibayarkan setiap bulan. Akhirnya ia bekerja di bengkel mandiri sekitar rumahnya.

“Kalau dihitung ongkos bolak-balik dan untuk makan jadi tidak imbang. Di situ saya mulai berpikir untuk memilih kerja yang dekat saja.”

Pada awal 2016, Tuhan memberikan takdir baru. Salah seorang guru menghubungi Khamid dan 9 alumni teman seangkatan Khamid. Mereka dipanggil datang ke sekolah. Mulanya, Khamid diminta membantu-bantu memberikan pelatihan dasar untuk murid SMK. Pada saat bersamaan, pihak sekolah mengadakan kerjasaman lanjutan dengan PT Astra Honda Motor.

Lewat kerjasama itu, SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal dipercaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Sertifikasi Nasional Jurusan Teknik Sepeda Motor Honda. Peresmian merupakan tindak lanjut dari MoU “Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda” yang sudah ditetapkan beberapa tahun sebelumnya. Dengan kerjasama itu,  sekolah tempat Khamid pernah menimba ilmu menjadi SMK TUK ke-24 di Indonesia.

Dengan penetapan ini, maka pihak sekolah berhak memberikan Sertifikasi atas kompetensi lulusan SMK Jurusan Teknik Sepeda Motor. Lulusan SMK yang sudah mendapat Sertifikasi dari SMK TUK, bisa langsung bekerja di jaringan Honda baik pabrik atau AHASS tanpa harus melalui training lagi.


Peresmian itu menjadi lompatan besar bagi Khamid. Apalagi, bersamaan dengan peresmian, ia bersama 3 alumni lain mendapat beasiswa dari Astra untuk mengikuti program magang lanjutan di AHASS selama 3 bulan.


Pada tanggal 15 Januari 2014 SMK Muhammadiyah 3 Weleri bekerjasama dengan Astra Honda Motor (AHM) melucurkan  kurikulum pendalaman teknik sepeda motor khususnya untuk Honda yang di resmikan Bupati Kendal serta jajaran Dinas Pendidikan. MOU Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda ini  ditandatangani oleh pihak AHM  dengan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Weleri.   Sumber Foto : http://smkhondamuh3welerikendal.blogspot.co.id/

Selama magang itulah ia mendapat bekal ilmu baru mengenai perbaikan model motor injeksi yang merupakan seri terbaru teknologi motor dan juga pelatihan motor umum. Tak hanya itu, ia juga mendapat pembinaan lanjutan dari Astra.

“Yang paling membekas dan sangat memotivasi karena saya juga dapat bantuan pembinaan dan “kotak ajaib” berisi spesial tool dari Astra.”

Kotak ajaib yang dimaksudkan Khamid adalah kotak mekanik berisi perlengkapan perbengkelan. Berisi kunci-kunci yang memang dibutuhkan dalam memperbaiki motor.

Selain kotak ajaib, beasiswa dan uang pembinaan yang diperoleh dari Astra membuat Khamid  bersemangat untuk membuka usaha sendiri. Apalagi, ibunya mengingatkan agar ia lebih memanfaatkan masa muda dengan berani memulai usaha.

Selama beberapa hari Khamid bimbang. Antara mau memulai usaha sendiri namun terkendala dengan modal. Namun kemudian,setelah mendapat bantuan modal dari orang tua, membulatkan tekad, ia kemudian memberanikan diri membuka bengkel kecil-kecilan di rumah.

Tak hanya bagi khamid. Kerjasama yang dilakukan SMK Muhammadiyah 3 Weleri dengan PT Astra Motor Honda juga menjadi berkah untuk temannya, Teddy. Teddy adalah alumni lain yang mendapat beasiswa dan kotak ajaib dari Astra.


Seperti halnya Khamid, Teddy juga sudah berani membuka bengkel sendiri di rumah. Bedanya, Teddy lebih mengkhususkan perbaikan untuk motor jenis tertentu. Namun, dibanding  Teddy, bengkel yang dikelola Khamid lebih besar.



Di Jawa Tengah, SMK Muhammadiyah 3 Weleri bukanlah satu-satunya sekolah binaan Astra. Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, Kepala Astra Honda Motor Jawa Tengah Pak  Yohanes Kurniawan mengatakan saat ini sudah ada 78 SMK yang melakukan MoU dengan Astra terkait transfer ilmu teknologi sepeda motor Honda.

Bentuk nyata kerjasama itu dengan konsep link and match. Artinya Perusahaan memberi akses yang lebih luas kepada alumni lulusan SMK yang sudah bekerjasama untuk langsung magang dan bekerja di jaringan Astra Honda Motor termasuk Ahass yang tersebar di seluruh Jawa Tengah.

“Kerjasama ini merupakan bagian dari supplay and demand. Ada kebutuhan dari perusahaan, dan kebutuhan dalam pendidikan di masyarakat. DItambah lagi kami mendukung program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program link and match,” ujar Pak Yohanes dalam konferensi pers di Semarang, pertengahan November lalu.  

Pembinaan terhadap siswa SMK merupakan salah satu bentuk kongkrit penerapan empat pilar perusahaan di bindang pendidikan. Dalam pilar pendidikan Astra mengembangkan kurikulum tepat guna yang memang dibutuhkan oleh dunia kerja melalui kurikulum khusus teknik sepeda motor Honda. Selain berupa bantuan materi pengajaran, juga ada bantuan sepeda motor untuk pratikum. Juga ada pemberian training dan sertifikasi baik untuk guru dan siswa. 

Saat ini, secara nasional, PT Astra Honda Motor sudah melakukan pembinaan dan kerjasama dengan 653 sekolah menengah kejuruan di seluruh Indonesia. Kerjasama ini mellibatkan sekitar 315 bengkel, 152 dealer dan 500-an toko sparepart. Untuk penunjang program juga dilakukan kunjungan pabrik, kontes mulai dari tingkat wilayah hingga tingkat nasional.

Sejak dilaksanaannya kerjasama dengan sejumlah SMK di tanah air, sekarang sudah lebih dari 250 siswa yang langsung bekerja dengan Astra. Ada dua jenjang karir yang disiapkan yaitu mekanid dan juga service advicer yang menganalisa kerusakan.

“Astra ingin bisa memberi manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat dan lingkungan.”

Berani Bermimpi Besar



Sejak membuka usaha sendiri, Khamid merasa hidupnya jauh lebih baik. Penghasilan yang ia dapat saat ini bisa dua kali lipat dibanding ikut dengan orang. Ia juga terus belajar mengelola uang dengan baik agar bisa membuka usaha yang lebih besar. 

Setiap hari Khamid menabung ke koperasi keliling. Ia tak mau meminjam karena takut terjerat hutang. Tabungan harian itulah yang setiap bulan ia putar untuk membeli spare part dan kebutuhan bengkel.

Kini, Khamid sudah berani bermimpi. Ia ingin memiliki bengkel yang lebih besar sehingga bisa membuka lapangan kerja baru untuk lulusan SMK lainnya.

“Saya ingin memajukan bengkel segede mungkin. Saya ingin punya Ahass sendiri.” Ujar Khamid bersemangat.
               
Di usia yang masih muda, ia tak takut untuk berwirasuha. Tetaplah bersemangat Khamid, agar bisa berkontribusi untuk bangsa. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk generasi muda lainnya. J

Sabtu, 16 Desember 2017

Karimun Jawa, Bersiaplah Kami Tiba


Berwisata ke Karimun Jawa, mewujudkan impian yang tertunda

***
Lima bulan menetap di Kota Semarang, Jawa Tengah, memberi banyak warna dalam hidup. Meski terbilang singkat, saya dan keluarga cukup puas lantaran akhirnya saya bisa menjejakkan kaki di beberapa kabupaten kota. Totally, saat ini sudah hampir 2/3 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang terjejaki.
Meski begitu ada satu destinasi impian yang belum terjejak.Karimun Jawa. Yup. Sudah beberapa kali saya dan suami merencakan pergi berlibur ke sana. Namun tak kunjung terealisasi.

Rabu, 13 Desember 2017

Bed Cover, Rahasia Kamar Nyaman dan Indah



Tidur nyaman akan meningkatkan produktivitas.
***

Setelah beraktivitas seharian, hal yang paling diinginkan mayoritas orang adalah beristirahat dengan nyaman dan tenang. Buat saya sendiri, istirahat yang paling menyenangkan adalah dengan tidur di ranjang empuk dengan bantal nyaman dan pastinya selimut hangat.

Istirahat yang baik dan tepat banyak sekali manfaatnya. Badan menjadi lebih segar sehingga produktivitas kembali baik. Bahkan kualitas kerja bisa meningkat beberapa kali lipat. Salah satu cara mendapatkan kesegaran yang dirasakan di pagi hari adalah dengan tidur nyaman menggunakan bed cover.

Tidur menggunakan bed cover akan membuat badan lebih hangat dibanding tidur dengna selimut biasa. Apalagi bila tidur di ruangan ber-AC atau di pegunungan.Badan akan terlindungi dan merasa hangat.

Tidur yang baik memang berkorelasi pada peningkatan daya tahan tubuh dan produktivitas. Biasanya, bila seseorang kurang tidur  misalnya karena tidur larut malam, ketika bangun pagi tubuh akan terasa malas. Belum lagi dengan tubuh yang terasa sangat capek lantaran kurangnya waktu istirahat.

Tak heran jika istirahat menjadi sangat penting dan berhubungan langsung dengan produktivitas. Satu set sprei beserta selimut atau bed cover akan menjadi rahasia ampuh dalam mendapatkan kenyamanan saat tidur.
Untuk mendapatkan bed cover dengan kualitas baik, berikut beberapa tips untuk memilihnya:

Ukuran 
Ukuran menjadi penting karena sprei dan selimut juga punya ukuran sesuai dengan tempat tidur. Sebagus apapun sprei yang dimiliki, pasti akan terlihat jelek jika ukuran tidak pas lantaran tak akan menempel dengan baik di kasur. Ukuran ini sendiri bisa diukur dari ranjang secara pas sehingga tidak akan selisih ketika membeli sprei nantinya.

Bahan 
Pemilihan bahan akan mempengaruhi secara langsung tingkat kenyamanan yang didapat. Bahan katun tetap jadi pilihan tepat karena kita tidak akan merasakan kepanasan saat menggunakannya. Bahan katun juga lebih lembut di kulit.

Tema dan warna. 
Sekarang ada banyak tema dan warna bed cover yang beredar di pasaran. Sebelum membeli pastikan kita sudah mengetahui detail warna dan corak yang dipilih dengan melihat kertas contoh. Tema motif pun beragam. Ada floral, hewan, kartun, minimalis, dan bentuk geometri.



Dengan sprei dan selimut set yang nyaman, maka sejatinya kita pun menginvestasikan uang untuk bisa mendapatkan ketenangan dan menjadikan tubuh lebih rileks. Namun tak hanya mampu memberikan kenyamanan saja, sprei dan selimut set ini pun bisa dijadikan modal untuk menambah keindahan kamar.

Ini dia beberapa tips untuk mendapatkan kamar indah dan nyaman

Untuk memberikan sentuhan lebih cantik pada ruangan, kita bisa memilih set sprei dan bed cover sesuai dengan warna dari dinding yang ada di kamar. Cara ini adalah cara sederhana dan mudah yang bisa dilakukan. Misalnya dinding warna putih, maka bisa memilih sprei dengan warna monokrom.
Jika warna sesuai dengan dinding sudah pernah dicoba, maka mungkin kita tertarik mencoba warna sesuai dengan perabot yang ada di ruangan tersebut. Warna –warna senada seperti ini akan menjadikan nuansa yang lebih romantis dan berbeda.
Selanjutnya temans bisa memberikan tema ke ruangan tersebut. Untuk set sprei dan selimut yang digunakan anak pasti tidak sama dengan yang dipakai pengantin baru. Oleh karena itu sesuaikan temanya.

Harga bed cover juga pasti akan menentukan kualitas dari barang itu sendiri. Oleh karena itu pastikan untuk memilih dengan harga yang tidak terlalu murah.

Untuk mendapatkan set sprei, selimut yang bagus temans bisa mencoba membelinya di situs belanja online   terpercaya. Cukup klik beli dan bayar, barang akan diantar ke rumah.

Selamat belanja.



Selasa, 05 Desember 2017

Mengenal Singer, Mesin Jahit Paling Laris di Pasaran


Mesin jahit menjadi salah satu benda yang berkesan dalam ingatan.


Saat pulang kampung, mesin jahit menjadi salah satu benda yang jadi sorotan saya. Selain bentuknya yang khas, beberapa memori juga terikat di sini. Saat kecil saya sering melihat orang tua menggunakannya.

Saat ini, perangkat mesin jahit bisa dimanfaatkan untuk bidang bisnis ataupun rumah tangga. Dari tahun ke tahun inovasi perangkat mesin jahit sudah banyak membantu masyarakat dalam menciptakan busana terbaik yang selama ini dibutuhkan.