A homepage subtitle here And an awesome description here!

Rabu, 30 Desember 2020

Terarah Jukung Mengubah Badung



About two third of our country are wide array of sea. However fisherman in Indonesia are categorized as loss fortunate community. Why? The main problem is the incapability of using the technology to help one's need.


Today, the rise of technology has been making things easier for human to do every activities every single day. With just one button, every necessity can be done. Imagine if Indonesia fisherman could increase the fish catching rate with only on button.


That's what we do.


-- Fish Go --



***


Cuaca malam itu cerah. Jukung yang dinaiki Pak Wayan Gading, anggota kelompok Nelayan Tanjung Sari, Kelan, Badung, bergoyang pelan di tengah laut. Di suatu titik yang sudah ditentukan, ia dan rekan satu kelompok mulai melempar  jala.


Tak lama menunggu. Dalam hitungan jam, jukung Pak Wayan penuh terisi ikan. Ia tak bisa menyembunyikan rasa syukur. Begitu pula dengan anggota kelompok nelayan lain yang turun melaut hari itu.


Esoknya, ketika Jukung kembali berlabuh di daratan, tawa bahagia pecah mengiringi langkah kaki. Peti-peti berisi ikan segar segera diangkut menuju tempat pelelangan.

 

"Hari ini kami dapat tangkapan yang memadai," ujar Pak Wayan semringah suatu pagi, Oktober tahun lalu.


Ya, hari itu memang berbeda dari biasa. Nelayan pulang dengan riang. Sebanyak hampir 300 kg ikan berhasil ditangkap dalam satu malam. Padahal biasanya, hasil tangkapan sekali melaut hanya sekitar 50 kilogram saja. 


Hari sebelumnya, saat akan pergi melaut, ia bersama sejumlah nelayan melakukan hal tak biasa. Bukan melihat rasi bintang atau melihat terang bulan. Perjalanan justru dimulai dengan mempelajari calon area tangkapan dari layar ponsel android yang ada. Di sana, sudah terinstall aplikasi yang dipercaya bisa membantu menemukan lokasi ikan berada.





Pak Wayan Gading bersama rekan dan tim Fish Go saat ujicoba aplikasi. Foto: istimewa .


Fish Go! Begitu nama aplikasinya. Meski hari itu, aplikasi masih dalam tahap uji coba, nelayan Badung, Bali ini cukup antusias. Bersama nelayan lain dan tim dari Fish Go yang ikut turun dalam tahap uji coba, Pak Wayan cukup yakin akan menemukan lokasi yang tepat. Hasilnya, dapat ditebak. Mereka pulang dengan tangkapan berlimpah. 


"Jadi kita sudah ketemu dengan ikan yang kita tuju, bukan meraba-raba lagi." ujar Pak Wayan Gading lagi.


Setahun berlalu sejak aplikasi Fish Go diuji coba secara intens oleh nelayan tradisional di Desa Kelan Badung, pada Selasa, 16 Desember 2020 lalu, teknologi ini secara resmi diluncurkan ke publik oleh pemerintah Kabupaten Badung, Bali. Tentu saja, jauh sebelum hari peluncuran, sudah banyak nelayan yang melaut dipandu aplikasi.


"Biasanya, kadang-kadang dapat ikan, kadang-kadang tidak dapat ikan. Lebih sering tidak dapatnya karena kami tidak tahu posisi ikan. Tetapi dengan menggunakan aplikasi ini kami bisa mengetahui di mana posisi ikan, dan kemudian kami coba ke posisi ikan, dan benar di sana banyak ikannya," ujar Ketua Kelompok Nelayan Sumanjaya Kedongan Kuta, Nyoman Sudiarta  dalam rangkaian peluncuran aplikasi. 


Di Badung, mayoritas nelayan tradisional yang tergabung dalam kelompok Nelayan memang sudah mengenal aplikasi Fish Go. Selama dua tahun terakhir, puluhan nelayan dilibatkan dalam uji coba dan pengembangan aplikasi. Jukung-jukung yang menjadi kapal nelayan khas Bali, menjadi saksi pengembangan aplikasi. 



Fish Go,  aplikasi pencari ikan berbasis navigasi 


Fish Go merupakan aplikasi yang bisa membantu nelayan menentukan daerah potensial tangkapan ikan, rute tercepat, dan waktu terbaik untuk menangkap ikan. Aplikasi ini dikembangkan oleh I Gede Merta Yoga Pratama, pemuda Bali kelahiran 1993 bersama dua rekannya. 


"Lewat aplikasi ini, kami ingin membantu nelayan tradisional mendapat tangkapan yang lebih baik. Dengan kekayaan laut yang melimpah, ekonomi nelayan tradisional kita seharusnya bisa meningkat," ujar Merta Yoga pada saya saat kami berbincang pertengahan Desember lalu. 


Menurut Yoga, selain pariwisata, sumber daya laut merupakan kekayaan alam Bali yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama Nelayan. 


Bertekad Ubah Nasib Nelayan


Merta Yoga memberi pendampingan pada nelayan tradisional Badung. Foto Istimewa



Hati Merta Yoga mulai gundah. Apalagi, sejak ia terlibat dalam sebuah penelitian mengenai perekonomian wilayah pesisir di Bali pada 2016. Sepanjang waktu ia tak pernah berhenti berpikir, bagaimana bisa masyarakat nelayan yang tinggal di pesisir nan kaya akan sumber daya laut justru menjadi kelompok masyarakat rentan. Badan Pusat Statistik mencatat, 25 persen angka kemiskinan justru ditempati nelayan tradisional. Tak terkecuali juga di Badung.


Pada 2017, saat ikut program magang di Balai Penelitian dan Observasi Laut di daerah Jembrana, Bali, Merta makin yakin bahwa sebenarnya pesisir pantai Bali sangat kaya akan fitoplankton. Kondisi itu seharusnya bisa menjadi nilai tambah bagi nelayan tradisional. Namun sayang, pengetahuannya tentang daerah potensial tangkapan ikan itu hanya berakhir dengan laporan. 


Seiring berjalannya waktu, ia terus berpikir bagaimana caranya merealisasikan gagasannya untuk meningkatkan ekonomi nelayan tradisional. Maka ketika, Badan Litbang Kabupaten Badung menggelar innovation festival. Merta Yoga yang masih diliputi kegalauan tak mau melewatkan kesempatan. Ia memanfaatkan ajang itu untuk menuangkan pemikirannya, mengangkat ekonomi nelayan tradisional dengan memanfaatkan data-data yang ada. 


Terinspirasi dari permainan Pokemon Go yang saat itu sedang viral, ia mewacanakan kehadiran sebuah aplikasi yang bisa membantu nelayan menentukan area tangkapan ikan. Aplikasi impiannya itu memanfaatkan citra satelit, penginderaan jauh, dan pemetaan daerah tangkapan ikan.

 

"Kalau pada Pokemon Go bisa, seharusnya aplikasi sejenis juga bisa dikembangkan untuk menentukan lokasi ikan di laut," pikir Merta Yoga saat itu.


Niat baik Merta Yoga berbuah. Karya tulis yang ia buat menjadi salah satu pemenang dalam innovation festival tahun itu.  Sebagai ganjaran, ia bersama rekannya mendapat fasilitas dari Balitbang Badung untuk merealisasikan dan mengembangkan aplikasi yang diberi nama Fish Go. Riset yang lebih serius dan intens pun mulai dilakukan.



Balitbang Badung menggandeng Fish Go dalam pengembangan dan pemanfaatan aplikasi untuk membantu nelayan tradisional. Foto: Istimewa


Pada 2018, ia dan tim mencoba tantangan lebih tinggi. Sembari terus mengembangkan dan memperbaiki aplikasi, Yoga membulatkan hati mengikuti kompetisi The Next Dev, sebuah ajang pencarian early stage startup berdampak sosial yang diselenggarakan salah satu perusahaan pelat merah. Pada tahap awal, tim mereka menang tingkat provinsi dan menjadi finalis untuk lanjut berkompetisi di tingkat nasional. 


Dari ajang tingkat Bali itu, Merta Yoga mendapat apresiasi pendanaan. Dana itu ia manfaatkan untuk mematangkan aplikasi dan memperkuat riset. 


Saat pematangan data lapangan, berkali-kali Merta Yoga dan tim Fish Go turun melaut bersama nelayan tradisional. Ia yang berlatar belakang anak petani belum terlalu akrab dengan laut. Apalagi perjalanan ke tengah laut selalu dilakukan dengan Jukung. Jukung adalah perahu khas nelayan tradisional Bali yang berbahan kayu dengan cadik bambu ganda dan layar segitiga.


"Awal-awal kami dari tim sempat tepar dan mabuk laut. Saat pengumpulan data beberapa kali juga fail. Titiknya meleset beberapa kilo dari prediksi awal," ujar Merta Yoga bercerita.


Tak hanya dari internal, tantangan pun juga datang dari luar. Penolakan nelayan tak bisa dihindarkan. Apalagi pada masa awal saat mereka masih berstatus mahasiswa. Nelayan tak mau gagal dan hanya jadi bahan percobaan. Niat mereka pun juga sempat dicurigai.


"Pernah saya sampai diremas kerah leher oleh kelompok tertentu di kampung nelayan karena dikira akan merusak bisnis mereka."



Bertemu nelayan, mendengar keluhan dan memberi pendampingan penggunaan Fish Go. Foto: istimewa



Berkali-kali gagal dan ditolak tak membuat Merta dan tim menyerah. Lamat-lamat akurasi penentuan lokasi ikan yang diperoleh membaik. Dia jadi lebih sering turun melaut bersama nelayan untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Apalagi, sejak Agustus 2018 ia telah menamatkan studi dan meraih gelar Sarjana Ilmu Kelautan dari Universitas Udayana. 


Dari hari ke hari, dengan menggabungkan pemetaan tangkapan ikan dari nelayan, hasil pencitraan jarak jauh,  data satelit, dan faktor fisiologis lainnya, aplikasi Fish Go yang mereka rancang makin baik. Akurasi penentuan lokasi potensial ikan makin dekat dan menyisakan error di kisaran 15 persen. Ini angka yang baik. Meski di lapangan terkadang ada pergeseran beberapa meter dari titik semula, tak ada lagi cerita nelayan pulang dengan tangan kosong tanpa tangkapan seperti yang dulu biasa terjadi. 


Kerja keras Merta Yoga dan tim berbuah hasil. Di ajang nasional pencarian early stage startup, NextDev, Fish Go diumumkan sebagai peraih the Best of the Best. Fish Go mendapat apresiasi karena dianggap menjadi startup yang bisa memberi dampak luas pada masyarakat.



Tim Fish Go bekerja penuh dedikasi mematangkan aplikasi. Foto: istimewa


Salah satu kelebihan aplikasi Fish Go adalah fiturnya yang sederhana sehingga memudahkan para nelayan tradsional dalam menggunakannya. Ada tiga menu utama di aplikasi yaitu menentukan lokasi tangkapan potensial, rekomendasi waktu melaut, dan rute terbaik.  


Dengan aplikasi Fish Go, nelayan sudah bisa menentukan ancar-ancar lokasi yang banyak ikan sejak masih berada di darat. Jadi dengan aplikasi Fish Go, nelayan tak lagi harus terkatung-katung atau berputar-putar di laut mencari lokasi tangkapan yang bagus.


Berdasarkan data tim, setelah menggunakan aplikasi efektivitas dan efisiensi nelayan saat melaut menjadi lebih baik. Bila dilihat dari jumlah tangkapan nelayan, ada peningkatan hingga 86 persen. Sedangkan untuk bahan bakar bisa dihemat hingga 30 persen.


Hal lain yang tak kalah penting, Aplikasi Fish Go juga mampu memberikan jaminan keamanan, karena menyediakan informasi mengenai rute yang aman bagi nelayan. Jadi, sejak di darat, nelayan sudah mendapat panduan mengenai titik potensial tangkapan dan rute menuju lokasi. 


"Ini waktunya nelayan ke laut untuk menangkap ikan, bukan untuk mencari ikan."



 


#NelayanBerdasi, Menebar Inspirasi untuk Negeri


Selama pengembangan Fish Go,  banyak hal yang telah dilalui Merta Yoga dan tim. Meski sempat dipandang sebelah mata oleh nelayan pada tahap pengembangan, kini makin banyak yang mulai memanfaatkan. Hasilnya, ekonomi nelayan tradisional Badung berangsur membaik.


Menurut Merta Yoga, penerimaan nelayan atas kehadiran aplikasi ini makin membaik sejak Fish Go mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung. Yap. Sejak 2019, Balitbang Kabupaten Badung menggandeng tim Fish Go untuk bekerjasama. Sejak itu, Merta Yoga dan tim mendapat fasilitas ruang kerja di Balitbang Badung, sehingga bisa makin fokus mengembangkan aplikasi.


"Sejak bersama Balitbang, kami jadi lebih mudah dalam pengolahan data, dan penerimaan kelompok nelayan pun menjadi lebih baik," ujar Merta Yoga.


Pertemuan dengan nelayan pun makin sering digelar. Koordinasi dengan camat, perangkat desa, dan para pengurus desa adat juga menjadi lebih mudah dilakukan.


Kolabarosi dan kerja sama antar pihak, menjadi amunisi tambahan bagi Merta. Dengan gigih, ia bersama tim Fish Go meyakinkan para anggota kelompok nelayan akan manfaat menggunakan aplikasi. Beberapa nelayan awalnya sempat tergagap, namun akhirnya bisa menggunakan. 


Dari satu menjadi dua, dari dua menjadi lima, dari lima jadi seratus. Kini, berdasarkan data operasional, setiap hari rata-rata aplikasi Fish Go digunakan oleh sekitar 150 nelayan aktif di lautan. Sedang jumlah user yang telah mendaftar aplikasi tercatat sudah mencapai 600 pengguna. 




Memberikan pendampingan dan penyuluhan penggunaan Fish Go. Foto: Istimewa 


Agar nelayan lebih familiar, pelatihan dan pendampingan secara berkala pun diberikan kepada nelayan. Berbagai inovasi pun terus dilakukan untuk menyempurnakan aplikasi yang sudah ada. Bahkan sekarang, aplikasi Fish Go sudah bisa membantu nelayan memetakan lokasi tangkapan berdasarkan jenis ikan yang ada.


Fitur yang ada di aplikasi Fish Go juga terus berkembang. Selain tiga fitur utama, Merta Yoga dan tim menambahkan fitur yang tak kalah berguna bagi nelayan seperti pasang surut, cuaca, laporan nelayan. 


Merta juga menambahkan fitur SOS yang akan berguna untuk menjamin keamanan nelayan bila tersesat atau mengalami hal buruk di laut. Untuk meningkatkan jumlah tangkapan nelayan, aplikasi Fish Go kini juga bisa mendeteksi keberadaan jenis ikan yaitu lemuru, tongkol, kenyar dan tuna. 


Hasil positif penggunaan aplikasi Fish Go sudah dirasakan langsung oleh mayoritas nelayan tradisional Badung. Aplikasi inipun makin banyak dipakai dan jadi rujukan sebelum melaut. Saat ini sudah ada 20 kelompok nelayan  yang mendapat pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan aplikasi Fish Go. 


Tak hanya meningkatkan kesejahteraan nelayan, Merta Yoga berharap kehadiran aplikasi Fish Go bisa mengembalikan gairah pemuda Bali untuk tak malu lagi menjadi nelayan. Melahirkan lebih banyak lagi #NelayanBerdasi. Efisiensi dan akurasi yang ditawarkan fitur-fitur dalam aplikasi diharapkan bisa menjadi daya tarik. 


"Kami berharap aplikasi ini bisa membantu dan mengangkat kesejahteraan nelayan, tidak hanya di Bali tapi juga di seluruh negeri." ujar Merta Yoga.  


Semangat dan dedikasi Merta Yoga dan tim dalam mengembangkan aplikasi Fish Go rupanya berhasil menarik hati para juri Anugerah Satu Indonesia Award 2020. Event tahunan yang diselenggarakan grup Astra International ini memang rutin digelar untuk mencari sosok pemuda inspiratif dari seluruh penjuru negeri.


Dampak sosial yang diciptakan dari pengembangan aplikasi, dan dedikasi serta komitmen Merta Yoga dan tim Fish Go membuat ia didapuk menjadi penerima Satu Indonesia Award di bidang teknologi. Tak hanya itu, ia juga terpilih sebagai pemenang favorit yang ditentukan berdasarkan dukungan publik.


Dengan pencapaian yang sudah diraih, Astra berharap semangat dan dedikasi yang dihadirkan Yoga dan tim bisa menginspirasi pemuda lain di seluruh penjuru negeri. 


“Astra berharap SATU Indonesia Awards dapat melahirkan banyak intan-intan bangsa yang dapat memancarkan cahaya positif generasi muda untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dan bergerak bersama menerangkan masa depan Indonesia,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam sambutannya saat penyerahan apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 yang diadakan secara virtual.



Semangat menginspirasi, berkarya untuk negeri



Bagi Merta Yoga, penghargaan Satu Indonesia Award dari Astra menjadi langkah baru. Bersama rekannya yang turut mengembangkan Fish Go, ia berharap ajang ini bisa membuka jalan bagi mereka untuk bergerak lebih jauh, memberikan dampak yang lebih luas. Menurut Merta Yoga, sudah saatnya sektor perikanan tanah air bangkit dan menjadi penyumbang devisa  besar untuk negeri. 


Dia pun bersyukur, sejak ditetapkan sebagai penerima Satu Indonesia Award, kini ia makin bisa meluaskan relasi dan jaringan. Dengan modal kekuatan jejaring inilah ia berhadap aplikasi Fish Go yang kini terus dikembangkan bisa memberi manfaat dan membantu seluruh nelayan tanah air. 


Ia percaya, bila sumber daya perikanan dikelola dengan baik, tidak hanya kesejahteraan nelayan, kedaulatan bangsa pun akan menjadi semakin kuat. 




"Karena laut adalah masa depan Indonesia."


-- I Gede Merta Yoga Pratama --



***



-


Sumber: 

1. Wawancara I Gede Merta Yoga Pratama

2. www.fishgo.id

3. Instagram @fishgo.id

4. Balitbang Kabupaten Badung : https://balitbang.badungkab.go.id/

5. https://www.satu-indonesia.com/satu/satuindonesiaawards/


Sabtu, 05 Desember 2020

Hidupkan Imajinasi Cat Kamar Anak dengan Cat Seri Disney dari Avian Brands

 


 

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menstimulasikan tumbuh kembang anak. Ada aneka mainan edukasi, berbagai kegiatan edukatif, bermain sambil belajar, berinteraksi dengan alam. Dan tahukah temans, bahwa stimulasi pada tumbuh kembang anak juga bisa dirangsang dengan menghadirkan kamar yang atraktif dan imajinatif. 

Menyiapkan kamar anak yang lebih atraktif tentu saja sangat penting. Apalagi saat ini, sejak pandemi corona merebak, mayoritas waktu anak dihabiskan di rumah. Biasanya mereka bisa bermain di sekolah atau playground, sekarang semua serba di rumah saja.

Selama di rumah saja, para orang tua perlu mendukung dengan menghadirkan suasana yang nyaman, bersih dan terbebas dari kuman. Dan tahukah temans, bahwa tembok merupakan salah satu media yang bisa disenangi bakteri untuk bersarang. Karena itu amat penting bagi para orang tua untuk memilihkan cat tembok yang bebas bakteri seperti yang bisa didapatkan dari rangkaian produk Cat Avian Brands.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan anak di rumah, kini Avian Brands bersama dengan Disney menghadirkan produk baru bagi keluarga Indonesia dalam Produk Cat Seri Disney  dari Avian Brands. Seluruh Produk Cat Seri Disney memiliki sertifikat Green Label Singapore yang memiliki banyak keunggulan.

 



Berikut beberapa keunggulan Cat Seri Disney dari Avian Brands:

  • Merupakan produk yang ramah lingkungan.
  • Aman digunakan karena tidak mengandung zat berbahaya (tanpa merkuri, formaldehyde).
  • Memiliki kadar VOC (Volatile Organic Compound) yang sangat rendah. 


Menggunakan produk cat seri disney dari Avian Brands bisa membawa imajinasi tanpa batas ke kamar anak. Tak hanya kamar anak tentunya, rangkaian cat Avian Brands juga bisa digunakan untuk berbagai ruangan.

Seperti apa sih rangkaian produk terbaru dari Cat Avian Brands ini? Dan bagaimana keunggulan dari masing-masing produk? Yuk cari tahu di bawah ini.


 * Cat Tembok Interior Avitex 4kids


Avitex 4kids menghadirkan warna hebat yang diciptakan untuk anak hebat di seluruh Indonesia. Dengan warna-warna yang hidup dan ceria  membantu stimulasi dan imajinasi anak.

Tak hanya unggul dari warna, Cat Tembok Avitex 4kids juga menghadirkan kamar anak yang sehat dan aman dari bakteri. Formula antibakteri yang terkandung dalam setiap kalengnya mampu menutupi ketidaksempurnaan tembok.

Kita tentu suka kesal dengan lumut dan jamur yang makin lama makin membesar di dinding. Nah, cat tembok avitex 4kids ini bisa menjawab permasalahan itu sehingga kamar anak tetap dalam kondisi bersih, sehat dan terbebas dari kuman maupun bakteri.

Hal yang tak kalah penting bahwa cat tembok avitex 4kids ini tersedia dalam 170 varian warna. Sungguh sangat kaya sekali warnanya sehingga bisa menghidupkan imajinasi tanpa batas. Dijamin anak-anak akan betah bermain di rumah. :-) 

 

·         Cat Tembok Interior Everglo Kids Care



Salah satu impian banyak orang tua adalah bisa menghadirkan kamar anak yang mewah dan sehat. Anak-anakpun akan sangat menyenangi kamar mereka yang penuh warna. Dengan Cat Tembok Everglo Kids Care imajinasi untuk menghadirkan kamar mewah ini akan mudah terwujud.

Cat tembok premium dari Avian Brands ini mudah dibersihkan sehingga kamar akan selalu terlihat bersih. Kotoran tidak mudah menempel dan saat digosok atau disikat catnya tidak mudah luntur.

Untuk meningkatkan imajinasi warna, ada 888 pilihan warna dengan formula anti bakteri yang bisa dikombinasikan. Cat Tembok Everglo Kids Care akan menghasilkan kamar dengan kilau mewah atau mid sheen, sehingga sangat cocok untuk si kecil yang sedang aktif menuangkan kreativitas. 




·         Cat Efek Spesial HomeDeco Glow in the Dark

Siapa sih yang tak ingin anak-anak antusias bermain dan belajar di rumah. Apalagi selama masa #dirumahaja seperti sekarang. Kamar yang atraktif dan penuh warna tentu saja akan memancing kreativitas anak-anak.

Nah, supaya aktivitas anak di rumah makin menyenangkan inilah saatnya menampilkan suasana istimewa pada kamar anak dengan mengecat ulang kamar menggunakan HomeDeco Glow in the Dark.

HomeDeco Glow in the Dark merupakan cat phosphorescence berbahan dasar air yang dapat menyala/berpendar dalam keadaan gelap. Bayankan saja, saat lampu kamar anak diredupkan atau dimatikan cat ini akan berpendar.Cocok untuk mencat hiasan seperti bintang,matahari, planet, dan aneka dekorasi menarik lainnya.

Untuk lebih memancing imajinasi anak, cat ini dilengkapi dengan stensil karakter favorit anak, sehingga siluet karakter Disney yang diaplikasikan dapat berkilau saat lampu kamar anak dipadamkan. Untuk mendapatkan stensil karakter favorit anak bisa diakses melalui link berikut ya https://avianbrands.com/disney/stensil.

Bahan dasar yang terkandung di dalam membuat cat Glow in the Dark ini aman dan tidak berbahaya pada anak. Jadi lebih tenang kan.


·         Cat Efek Spesial HomeDeco Magnetic

Untuk menambah keseruan dan meningkatkan imajinasi anak, Avian Brands juga menghadirkan produk cat dengan efek spesial HomeDeco Magnetic. Cat ini bisa menyulap dinding kamar anak menjadi wadah untuk berkreasi dan menempelkan benda-benda kesayangan.

Cara aplikasinya mudah. Dengan aplikasi produk sebanyak 3-4 lapis, hasil akhirnya dapat menarik magnet dengan kuat. Jadi saat si kecil menempelkan benda-benda yang ada magnet bisa langsung menempel. Seru bukan?

Penggunaan cat magnetic pada kamar anak juga bisa menjadi wadah bagi anak untuk  bermain dan media edukasi. Dengan begitu anak-anak tidak lagi akan fokus hanya bermain gadget. Oiya, karena cat HomeDeco Magnetic  memiliki karakteristik yang spesifik, maka hanya tersedia warna black diamond dengan hasil akhir yang matt.

Nah bila ingin mendapatkan warna yang lebih variatif bisa diaplikasikan denan top coat/diberikan warna cat tembok seperti Cat Tembok Avitex 4kids maupun Cat Tembok Everglo Kids Care. Dengan begitu, bidang magnetic pada dinding dapat dijadikan elemen desain yang unik  dan menarik.


·         Cat Efek Spesial HomeDeco Glitz 

Masih mau berimajinasi untuk menghadirkan kamar anak yang keren? Dengan HomeDeco Glitz saatnya menghadirkan desain kamar dan warna yang mengkilau. Cat ini terdiri dari 2 varian warna, yaitu gold dan silver.

Pengaplikasian cat ini sangat mudah bisa dengan menggunakan roller/kuas. Cat dengan special efek HomeDeco Glitz ini aman karena bebas timbal dan merkuri, tahan lama serta ramah lingkungan.

Oiya, produk cat glitter ini tak hanya cocok untuk mewarnai kamar anak lho. Tetapi juga bisa untuk semua ruangan dan media interior bahkan furniture. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pencahayaan yang bagus akan membuat HomeDeco Glitz menjadi lebih memuka. Saatnya aktifkan imajinasi anak.

Dan pada akhirnya, rangkaian produk Cat Seri Disney akan menghadirkan kamar yang keren untuk anak. Saatnya aktifkan imajinasi anak.